Jalur Hijau Surabaya Jadi Hutan Reklame

Jalur hijau yang berfungsi sebagai salah satu unsure nafas kota, tidak lagi menjadi obyek yang harus di selamatkan jika sudah menyangkut usaha optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Surabaya yang tengah gencar-gencarnya melakukan penghijaun dengan program taman kotanya, justru ditabrak dengan kebijakan perijinan reklame disekitarnya.

SURABAYA (Suarapubliknews.com)- Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Sri Mulyono menegaskan, keberadaan reklame dijalur hijau dan daerah milik jalan memang tengah menjadi perhatian Pemkot belakangan ini. Ini terkait terbitnya UU 28/2009 yang mengatur tentang retribusi.

Di UU tersebut, tidak ada poin yang mengatur nilai retribusi bangunan atau tiang yang berdiri di jalur hijau dan daerah milik jalan (damija). Oleh karena itu, sampai saat ini, reklame di dua jenis
lokasi itu kebanyakan sudah kosong tak bermateri. Pemkot tak mau mengeluarkan ijin reklame karena terbentur dengan UU tersebut.

”Kami masih mengkaji hal-hal tersebut. Belum ditentukan, apakah ke depan mendirikan reklame di jalur hijau itu boleh atau tidak,” tegas Sri Mul. Kalaupun boleh, pemiliki reklame tetap akan dikenakan biaya. Bisa jadi, bukan retribusi, melainkan sewa. ”Tapi pastinya, belum
tahu. Kami terus melakukan rapat-rapat untuk membahas ini,” terang dia.

Dia menyatakan, pembahasan ini akan lebih diintensifkan. Sebab, sebelum Lebaran lalu memang sempat tertunda. Seperti diberitakan, Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jawa Timur Mufid Wahyudi menerangkan, reklame kosong sama sekali
bukan keinginan biro iklan. Dia mengeluhkan, banyak biro reklame yang sudah mengajukan ijin ke pemkot, tapi sekarang belum juga turun pengesahannya.

”Untuk undang-undang 28 itu, saya juga sempat dengar,” terang Mufid. Perkara regulasi ini, kata dia, memang menjadi persoalan tersendiri bagi para biro iklan. Dia berharap, aturan pembangunan dan pengoperasian reklame bisa segera rampung sehingga biro iklan bisa
secepatnya mendapat kepastian. (q cox, R)


Share Oleh :


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)