Program Pertukaran Pelajar Surabaya-Busan Korea Selatan

Sejumlah sekolah di Surabaya kembali akan menjadi tuan rumah kegiatan program pertukaran pelajar Surabaya – Busan Korea Selatan, 16 – 21 Februari ini. Sekolah-sekolah itu adalah SMA Barunawati, SMP Santa Maria, SMK Negeri 12, SMP Muhammadiyah 5 dan SMA  Negeri 16 Surabaya.  

SURABAYA (SPNews.com)-
Kepala Bagian Kerjasama Pemerintah Kota Surabaya, Ifron Hadi Susanto, mengatakan di sekolah-sekolah tersebut delapan siswa hasil seleksi dari berbagai sekolah di Busan – Korea Selatan itu akan berlajar berbagai hal mengenai budaya masyarakat Surabaya dan belajar Bahasa Indonesia. “Ini untuk yang ketujuh kalinya kita menerima kunjungan delegasi pendidikan Kota Busan dan kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama sister city Surabaya-Busan,”kata Ifron.

Di SMA Barunawati para siswa akan mengikuti kelas pelajaran Bahasa Indonesia. Masing-masing siswa akan didampingi dua pelajar SMA Barunawati yang telah fasih berbahasa Korea. Di SMA yang terletak di Jalan Perak Barat ini memang ada mata pelajaran Bahasa Korea.

Sementara itu di SMP Santa Maria, baik siswa asal Busan maupun SMP Santa Maria akan mengadakan pertunjukan seni. Siswa dari Busan akan menampilkan pertunjukan Samulnori yang merupakan perkusi khas Korea, menyanyikan lagu-lagu pop Korea dan tarian group dan solo. Sedangkan para siswa Santa Maria akan menampilkan Tari Remo dan pertunjukan orkestra keroncong membawakan lagu-lagu pop Korea.

Yang tidak kalah menarik, di SMKN 12 Surabaya siswa-siswi sekolah terkemuka dari Negeri Ginseng ini belajar gamelan sekaligus disuguhi tarian yang diiringi gamelan secara live. Mereka juga akan diajari membatik untuk memperkenalkan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

SMA Negeri 16 punya cara tersendiri menyambut tamu asal Korea ini. Para siswa sekolah tersebut akan mengajak pelajar Busan melakukan pertandingan persahabatan basket dan menampilkan atraksi memanah. Sedangkan SMP Muhammadiyah 5 akan memanfaatkan kunjungan siswa Busan yang didampingi pejabat dinas Pendidikan Kota Busan untuk merintis kerjasama sister school dengan sekolah di Busan. Selain itu para siswanya akan menampilkan pertunjukan reog dan gelar budaya lainnya.

Selain berkunjung ke sekolah-sekolah di Surabaya para siswa Busan selama di Surabaya akan tinggal di rumah-rumah warga agar lebih mengenal kebiasan hidup orang Surabaya. Selain itu oleh para pemenang Cak dan Ning Surabaya mereka akan diperkenalkan pada budaya masyarakat Surabaya. Mereka juga akan diajak berkeliling Kampung Arab dan Kampung China di Ampel dan Kembang Jepun mengendarai bus Surabaya Heritage Track serta mengunjungi Klenteng Hok Ang Kiong. Di kantor Bagian Kerjasama mereka akan diajari seni kaligrafi – kali ini dengan huruf Hangeul (huruf khas Korea) – menggunakan benang emas oleh salah satu pengrajin dari Dekranasda Surabaya.

Pada kesempatan terakhir para siswa Busan akan berkunjung ke Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya untuk meninjau Korean Language & Culture Center yang merupakan salah satu hasil tindak lanjut kerjasam sister city Surabaya-Busan. Sejak didirikan September lalu, KLCC (Korean Language and Culture Center) Untag Surabaya sudah mengundang perhatian. Selain karena demam Korea sedang melanda negeri ini, KLCC Untag Surabaya ini juga merupakan pusat budaya Korea pertama yang dikelola oleh sebuah perguruan tinggi di Surabaya.

Tak hanya menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa Untag yang penikmat budaya Korea, KLCC pun menarik minat orang-orang yang ingin belajar Bahasa Korea. Pesertanya dari berbagai latar belakang, mahasiswa, dosen, hingga ibu rumah tangga. Kelas ini diselenggarakan 2 kali seminggu, yaitu hari Senin dan Jumat sore.

Cikal bakal pembentukan KLCC ini tak lepas dari kerjasama Untag Surabaya dengan Dongju University College - Busan, Korea Selatan. Perguruan tinggi tersebut menandatangani kontrak kerjasama dalam bidang pertukaran pelajar dan budaya dengan Untag Surabaya. Dongju menghibahkan sejumlah perangkat budaya Korea untuk Untag Surabaya sebagai awal kerjasama. Baru-baru ini juga disepakati  kepastian kelanjutan kerjasama ini dengan ditugaskannya Prof. Ryu dari Dongju University College untuk mengajar Bahasa Korea di Untag Surabaya.(q cox, Humas KMS)



Share Oleh :


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)