Kabid Diskominfo Surabaya, Berbuat Tak Senonoh

Seorang  oknum PNS dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemerintah Kota Surabaya dikabarkan melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya. kabar ini muncul dari pengakuan korban yang merasa diperlakukan tidak senonoh (pelecehan seksual) oleh pejabat ditempatnya dia bekerja dan sangat dihormati.

SURABAYA (Suara Publik)- Salah seorang kepala bidang di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Surabaya, diduga melakukan pelecehan seksual. Pelecehan itu dilakukan terhadap salah satu staf bagian peliputan di tempat itu.
Kepala bidang yang diduga berinisial AK itu, nekad mencium lengan T, wanita yang dalam waktu dekat ini akan menikah. Tentu saja, kejadian memalukan yang dialami T, disampaikan kepada tungangannya. Alhasil, tunangannya marah besar.
Ternyata kelakuan AK tak hanya itu saja. T menceritakan jika AK sudah berkali-kali nekad melakukan aksi pelecehan itu. Seperti berusaha mengintip bagian dada T, sampai hal-hal lainnya. Ini baru diungkapkan T, setelah lengannya dicium AK.
Dikonfirmasi, T membenarkan jika dirinya memang dilecehkan AK. Hal ini juga sudah diceritakannya kepada keluarganya, tentu saja keluarga T marah besar.
Sementara, Kepala Diskominfo Surabaya Chalid Buchari saat dikonfirmasi menjelaskan jika dirinya tak tahu menahu masalah itu. Dia berjanji akan mengkonfirmasi hal itu ke AD.
AD, saat dihubungi wartawan menampik hal tersebut. Dia bahkan menegaskan jika dirinya adalah sosok orang beragama dan tak akan mungkin melakukan pelecehan serti itu.
“Saya ini orang beragama, untuk apa melakukan hal tersebut. Ini tidak benar mas, saya ini sudah akrab dengan semua orang,” ujar AK.
Menariknya, walau menampik kabar tersebut, AK justru mengutus staf wanita di Diskominfo untuk bertemu wartawan di lingkungan Bagian Humas Kota Surabaya. Wanita yang akrab disapa Yun justru mengaku jika hari Sabtu, saat kejadian, dirinya ada di dalam ruangan Diskominfo.
“Saya tahu saat T ingin wawancara bersama teman liputannya yang baru. Wong ruangan kami itu luas, gabung dengan AK, jadi saya tahu kalau tidak terjadi pelecehan apapun. Saya ingin tanya, apakah dicium lengannya di depan banyak orang itu sebuah pelecehan?” tandas Yun.
Yun bersikeras jika atasannya tak serendah itu. Yun hanya memandang jika masalah cium lengan itu adalah hal kecil dan tak perlu dibesar-besarkan. Padahal, merasa dilecehkan atau tidak itu adalah hak korban pelecehan itu sendiri. (q cox)


Share Oleh :


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)